Fungsi Human Capital Management bagi Sebuah Perusahaan

Karyawan adalah bagian terpenting dalam sebuah perusahaan. Gonta ganti karyawan sedikit banyak akan mempengaruhi profit sebuah perusahaan. Human capital management hadir untuk mengelola sumber daya manusia secara baik, misalnya dengan mengasah talenta yang dimiliki.

Human Capital Management

Apa itu Human Capital Management?

Dilansir dari gemainovasi.id, human capital management adalah human capital mewakili faktor manusia dalam organisasi yang merupakan gabungan antara intelegensia, keterampilan, dan keahlian yang memberi karakter tersendiri pada organisasi. Nah, dalam hal ini karyawan yang memiliki talenta, mau terus belajar, mau berubah, bisa berinovasi dan dapat lebih kreatif jika dimotivasi akan menjadi karyawan yang memiliki kinerja tinggi dan sangat menguntungkan bagi perusahaan.

Apa Fungsi Human Capital Management?
Human capital management bersinggungan langsung dengan karyawan, aset perusahaan yang sangat menunjang keberhasilan perusahaan atau malah sebaliknya membuat perusahaan gagal karena kinerja karyawannya sangat buruk.

Dalam hal ini human capital management memberikan peran membantu departemen sumber daya manusia untuk meningkatkan kinerja karyawan. Melalui berbagai kebijakan, pelatihan, pemberian motivasi dan perhatian terhadap karyawan.

Yang Dibutuhkan Dalam Human Capital Management
Kabarnya menjadi bagian human capital management atau HCM lebih sulit daripada bergabung ke dalam human resource management. Mengapa? Karena Human resource biasanya hanya memastikan bahwa sumber daya manusia hanya sebagai supporter.

Sementara, di human capital management adalah strategi untuk mengoptimalkan talenta sehingga menghasilkan value yang digunakan untuk mengatualisasi dan mempercepat tercapainya strategi bisnis yang efektif dan efesien dari perusahaan. Nah, berikut ini ada 4 skill yang harus dimiliki jika ingin bergabung di human capital management:

  1. Intelektual
  2. Hal pertama yang dibutuhkan dalam human capital management adalah intelektual. Intelektual ini sendiri tidak diukur dengan tingginya pendidikan seseorang. Bisa jadi seorang pemikir lebih berkualitas meskipun tidak memiliki pendidikan yang tinggi. Seringkali perusahaan lebih menerima seseorang dengan gagasan dan keahliannya walaupun pendidikan tidak terlalu tinggi.

  3. Emosional
  4. Daniel Golomen pernah mengungkapkan bahwa kecerdasan emosional dapat memberikan kesuksesan pada seseorang. Dapat mengontrol emosi dalam menghadapi berbagai masalah lebih memungkinkan seseorang mengambil keputusan yang tepat.

  5. Sosial
  6. Kemampuan seseorang dalam bersosial dengan menghargai satu sama lain tentu diperlukan dalam membangun human capital management. Menghormati dapat membentuk karaywan yang saling bekerjasama dan bersinergi di perusahaan.

  7. Moral
  8. Nilai nilai moral jika dimiliki seperti bertanggung jawab terhadap pekerjaan, peduli dan menyayangi sesame akan mendukung perusahaan untuk punya profit yang baik.

Salah satu strategi yang dilakukan human capital management adalah berkolaborasi dengan teknologi. Sangat memudahkan karena dapat mengatur karyawan secara keseluruhan dengan automasi.

Kolaborasi tersebut terbangun dalam sebuah human capital management system. Yaitu sebuah system atau software yang membantu mengelola data informasi karyawan secara akurat.

Selain itu, human capital management system dapat menganalisa kebutuhan perusahaan, mengambil strategi dan penerapan yang tepat. Jadi, sangat jelas sekali fungsi human capital management, meningkatkan kinerja karyawan untuk profit perusahaan. Jangan lupa sediakan human capital management system, agar akurasi data lebih baik lagi.
Show comments
Hide comments

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel